cara budidaya ikan lele bioflok

Cara Budidaya Ikan Lele Bioflok untuk Pemula

Cara budidaya ikan lele bioflok merupakan teknik berternak ikan yang sedang populer. Tak sedikit peternak dan pemula yang ingin terjun dalam usaha yang memang sangat menguntungkan ini. Terlebih pangsa pasar hasil budidaya ikan lele sangat luas dengan permintaan pasar yang terus meningkat.

Lele termasuk jenis ikan konsumsi yang sangat populer bagi masyarakat. Dagingnya sangat lembut dan rasanya yang enak membuat ikan konsumsi ini banyak disukai orang, baik dewasa maupun anak-anak. Apalagi tak ada duri kecil sehingga sangat mudah dan aman makan ikan ini.

Ikan lele dapat diolah menjadi berbagai kuliner yang lezat seperti pecel lele, lele goreng, kripik lele, pepes lele dan menu lainnya. Salah satu kuliner yang paling digemari orang adalah menu pecel lele. Hampir setiap orang menyukai pecel lele goreng yang dinikmati bersama nasi dan sambal.

Makanan ini mampu mengenyangkan perut yang lapar dan membuat ketagihan. Untuk mendapatkan menu pecel lele sangat mudah. Hampir setiap kota mempunyai kawasan dengan pedagang kaki lima yang berjualan menu pecel lele. Adapun menu pecel lele terbuat dari bahan dasar ikan lele.

Para pedagang pecel lele sangat mudah kita jumpai di sudut kota pinggir jalan. Biasanya buka pada sore hingga malam hari. Untuk membuat menu pecel lele para pedagang pecel lele membutuhkan pasokan lele dalam jumlah besar. Karena dalam satu hari setiap pedagang pecel lele mampu menghabiskan sedikitnya 200 ekor lele.

Keuntungan Cara Budidaya Ikan Lele Bioflok

Lantas bagaimana cara budidaya ikan lele bioflok? Teknik budidaya lele sistim bioflok akan banyak keuntungan yang didapatkan. Seperti modal usaha atau modal uang yang lebih kecil ketimbang budidaya lele secara tradisional. Lahan yang diperlukan tak luas. Dengan lahan minim pun anda sudah bisa budidaya lele sistem bioflok.

Yang tak kalah penting, teknik budidaya lele bioflok akan memberikan hasil panen yang lebih besar ketimbang sistim ternak konvensional yang selama ini diterapkan oleh para peternak lokal.
Kebutuhan bangsa Indonesia terhadap ikan berkumis ini sangat besar.

Pangsa pasar bukan hanya dari pedagang pecel lele kaki lima. Tapi juga dari franchise atau waralaba kuliner lele, pedagang sayur keliling, sampai masyarakat luas. Patut disayangkan pasokan lele tidak selamanya berjalan lancar. Dalam beberapa waktu sering terjadinya kelangkaan ikan lele yang membuat harga ikan lele melambung tinggi.

cara budidaya ikan lele bioflok

Melihat permintaan yang sangat besar dari dalam negeri dan mancanegara terhadap ikan lele membuat bisnis budidaya lele sangat menjanjikan dan menguntungkan. Anda tidak akan kesulitan dalam menjual hasil panen lele. Lalu bagaimanakah cara membudidayakan ikan lele? Cara budidaya ikan lele terdapat dua cara yakni cara modern dan cara tradisional.

Cara beternak lele secara konvensional adalah cara yang paling banyak digunakan oleh para peternak. Mereka mengandalkan lahan kolam yang luas dan bibit ikan murah yang unggul. Modal uang yang dikeluarkan sangat kecil. Hanya untuk membeli benih ikan lele berukuran kecil seharga Rp 300 per ekor. Jika ia melakukan usaha pembesaran ikan lele sebanyak 1000 ekor maka hanya diperlukan modal uang sebesar Rp 300 ribu.

Perkembangan cara ternak lele secara tradisional mulai berubah ke sistim modern. Salah satu cara ternak lele secara modern adalah dengan cara budidaya ikan lele bioflok. Saat ini teknik budidaya lele secara modern ini terus diminati dan merambah ke para peternak lokal. Mereka lebih memilih budidaya ikan lele dengan sistem bioflok karena lebih menguntungkan dan hasil panen lebih banyak.

Tahapan Cara Budidaya Ikan Lele Bioflok

Pada dasarnya teknik budidaya lele secara bioflok dengan mendayagunakan bakteri dan mikroorganisme supaya dapat membentuk makanan alami bagi ikan lele. Yang menjadikan biaya pakan lebih bisa dihemat sekaligus meningkatkan nafsu makan ikan lele. Dengan demikian, pertumbuhan lele akan cepat besar dan panen.

Bagi anda yang mau mengambil peluang bisnis beternak ikan lele dan ingin menggunakan teknik modern maka berikut ini cara budidaya ikan lele bioflok modern untuk pemula yang sebaiknya Anda tahu.

Persiapan Kolam Ikan Sistem Bioflok

Kolam untuk budidaya ikan lele memakai sistem bioflok bukanlah kolam biasa. Namun mesti kolam yang mempunyai bentuk bulat. Adapun jenis kolam yang dipergunakan adalah kolam terpal. Untuk pembuatan kolam sudah sangat mudah. Apalagi di toko terpal kadang sudah menyediakan kolam terpal siap pakai.

Semua peternak sudah mengetahui kelebihan kolam terpal plastik. Kolam terpal bagi budidaya ikan lele sangat mudah dipindah-pindahkan dan mudah dalam proses panen. Dan yang tak kalah penting anda dapat memanfaatkan lahan terbatas seperti pekarangan dan halaman rumah. Bagi mereka yang tak mempunyai kolam maka dalam satu jam bisa memiliki kolam. Dengan cara membuat kolam dari terpal plastik.

cara budidaya ikan lele bioflok

Ukuran kolam untuk ternak lele pada cara budidaya ikan lele bioflok tergantung banyaknya lele yang akan diternakkan. Secara umum bagi mereka yang mau budidaya ikan lele sebanyak 3 ribu ekor maka membutuhkan kolam terpal lele berukuran diameter lebih dari 3 meter.

Pemasangan pipa di dasar kolam sangat penting dan berguna supaya endapan kotoran lele dapat keluar kolam. Namun hal itu harus diimbangi dengan penambahan volume air. Supaya kolam lele tak kering. Kemudian kotoran lele bisa dimanfaatkan untuk sumber makanan bagi ikan lele dan bahan pembuatan pupuk organik.

Pengisian Air

Kolam sudah tersedia berikutnya lakukan pengisian air dengan ketinggian 80 cm sampai 100 cm. Ketinggian air tersebut dinilai cukup ideal. Tidak terlalu banyak dan tak terlalu sedikit. Air kolam terlalu banyak akan memudahkan ikan lele untuk keluar kolam dengan cara meloncat. Inilah yang harus diantisipasi para peternak ikan lele supaya ikan lele tidak kabur dengan cara keluar dari kolam. Caranya bisa mengisi air tak terlalu banyak atau memasang ram kawat.

Langkah cara budidaya ikan lele bioflok selanjutnya adalah memberikan probiotik sebanyak lima meter kubik ke dalam air kolam pada hari kedua. Keesokan harinya tambahkan lagi prebiotik molase dengan takaran 250 ml atau meter kubik. Pada waktu malam masukkan dolomite kisaran 150 gam sampai 200 gram per meter kubik.

Dari istilah di atas terdapat dua hal asing yakni probiotik dan prebiotik. Probiotik adalah suatu bakteri mikroorganisme yang mempunyai zat bagus yang berguna sebagai sumber bahan makanan bagi ikan lele. Sedangkan prebiotik adalah suatu pakan bagi probiotik. Pemberian probiotik dipercaya akan mempercepat pertumbuhan ikan lele secara ramah lingkungan.

Penebaran Bibit Ikan Lele

Sesudah kolam tersedia lengkap beserta air dan bahan pakan di dalamnya, cara budidaya ikan lele bioflok berikutnya tinggal memasukkan atau menebarkan bibit ikan lele. Akan tetapi perlu waktu selama sepuluh hari menunggu kolam sampai siap sehingga bisa dimasukkan bibit ikan lele. Sesudah 10 hari barulah bibit ikan lele dapat ditebarkan.

Namun untuk keberhasilan budidaya ikan lele, maka benih lele yang dimasukkan bukan sembarangan tapi kualitas unggul. Ciri bibit lele unggul yakni tak ada cacat, lincah bergerak dan tidak terserang penyakit.

Cara Budidaya Ikan Lele Bioflok

Tahap cara budidaya ikan lele bioflok selanjutnya setelah benih lele ditebar adalah memelihara secara baik. Dengan cara memberikan probiotik takaran 5 ml per meter persegi, air dolomite sebanyak 300 gram, ragi tape sebanyak dua buah dan ragi tempe sebanyak satu sendok makan per sepuluh hari sekali.

ternak bibit ikan lele murah

Selama proses pemeliharaan dan pembesaran lele, lakukan monitoring secara berkala untuk memantau perkembangannya. Pada tahap ini, langkah yang tak kalah pentingnya adalah tanggap jika kita menemukan adanya ikan lele yang mati atau terserang penyakit. Hal ini untuk mencegah penyebarannya yang bisa menyebabkan ikan lainnya tertular.

Pemberian Pakan Lele

Tahapan selanjutnya yang tak kalah penting dalam cara budidaya ikan lele bioflok adalah memberikan makan. Pemberian pakan ikan yang teratur sangat penting untuk menunjang pertumbuhan lele cepat besar.

Terlambat saja dalam pemberian pakan bagi lele bisa berakibat fatal yakni sesama lele bisa saling memangsa. Karena sifat kanibal lele dapat terjadi dengan sedikitnya makanan yang membuat ia kelaparan.

Untuk pakan lele, Anda bisa mencampurkan pakan pelet yang bisa Anda beli dengan pakan buatan sendiri. Namun yang perlu Anda perhatikan dalam soal pakan ini adalah jangan memberikan pakan secara berlebihan. Hal ini agar kolam tidak mudah kotor.

Demikian cara budidaya ikan lele bioflok untuk pemula. Sangat penting bagi anda untuk memilih beternak lele secara bioflok karena akan lebih meningkatkan hasil panen dengan biaya rendah.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja
%d blogger menyukai ini: